Presiden Tugaskan Kemenag dan BNPB Gelar Doa Kebangsaan

MANGUNINEWS.COM, Jakarta – Pemerintah Indonesia lewat Kementerian Agama (Kemenag), bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengadakan ‘Doa Kebangsaan dan Kemanusiaan’. Hal itu ditandai dengan dipublisnya surat edaran dari Menteri Agama Fachrul Razi, yang beredar pada Jumat (8/5).

Kegiatan ini sedianya akan berlangsung pada Kamis, 14 Mei 2020, pukul 09.30 WIB hingga selesai. Kegiatan digelar di rumah masing-masing.

Fachrul Razi mengimbau kepada segenap jajaran Kemenag, untuk mengikuti acara tersebut dan menyosialisasikannya kepada seluruh pegawai dan masyarakat.

Dilansir dari situs Kemenag, acara doa lintas agama yang bertepatan dengan 21 Ramadan 1441 Hijriah tersebut, bertemakan, “Mendoakan Indonesia Bebas dari Covid-19, Membangkitkan Kepedulian dan Rasa Kemanusiaan.”

Kegiatan ini akan disiarkan secara langsung melalui stasiun televisi pemerintah, Televisi Republik Indonesia (TVRI).

“Kegiatan ini bertujuan untuk mendoakan Indonesia bebas dari Covid-19, sekaligus membangkitkan kepedulian dan rasa kemanusiaan bangsa dalam menghadapi pandemi global ini,” ujar Ketua Pelaksana Doa Kebangsaan dan Kemanusiaan Nifasri, Selasa (12/05).

Nifasri menyebutkan, ada enam tokoh agama yang akan memimpin Doa Kebangsaan dan Kemanusiaan, yaitu Prof. Dr. K.H. M. Quraish Shihab, MA., Pdt. Dr. Ronny Mandang, M.Th., Ignatius Kardinal Suharyo, Ida Pedanda Nabe Gede Bang Buruan Manuaba, Sri Panyavaro Mahatera, dan Xs. Budi S. Tanuwibowo.

Nifasri yang juga menjabat sebagai Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama Kementerian Agama, berharap kegiatan yang akan dilaksanakan secara virtual ini juga dapat diikuti oleh seluruh umat beragama di Indonesia.

Diketahui, pelaksanaan acara tersebut akan dihadiri juga oleh Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo bersama Wakil Presiden Republik Indonesia KH. Prof. Maaruf Amien. Demikian tertulis dalam surat lain Fachrul Razi yang ditujukan kepada Gubernur se-Indonesia untuk menyosialisasikan acara tersebut kepada masyarakat, Jumat (8/5). (Yonatan Kembuan)