Pulau Nenas Dijual ke Paramount Group, Bupati Boltim Bingung

225

MANGUNINEWS.COM, Tutuyan – Beredar kabar di media, Pulau Nenas yang termasuk dalam daftar objek wisata di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), telah terjual. Informasi itu mendapat tanggapan dari Bupati Sehan Salim Landjar, SH.

Sehan menegaskan, proses jual beli itu tak diketahuinya. “Jual beli itu tidak saya ketahui kapan, di mana, siapa menjualnya dan siapa pembelinya. Saya baru tau setelah mengetahui atau mendapatkan informasi melalui pemberitaan dalam media online, bahwa pulau nenas itu telah terjual,” ungkap Sehan.

Menurutnya, kewenangan pengambilan keputusan dalam hal melepaskan atau menjual belikan pulau-pulau kecil yang namanya masuk dalam zona pantai, itu sudah menjadi kewenangan provinsi.

“Sudah bukan urusan daerah lagi bila berbicara mengenai laut. Tanyakan pada Gubernur,” ucap Eyang, pangilan akrab Bupati Boltim ini.

Kepada para awak media Sehan menegaskan, media dalam melansir sebuah berita harus akurat dan akuntabel agar sesuai fakta dan kejadian sebenarnya.

Dalam informasi yang diberitakan tersebut, ada beberapa tanggapan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Boltim, di antaranya Wakil Ketua Dewan Medy Lensun. Ia menjelaskan, sepengetahuannya penjualan pulau seperti Pulau Nenas itu tidak boleh. Hanya saja jika pemilik kebun yang telah bercocok tanam berupa tanaman tahunan seperti kelapa kemudian sudah mempunyai sertifikat, boleh dijual tapi bukan pulaunya yang dijual.

Informasi lain yang ditemui dalam pemberitaan itu, luas Pulau Nenas kurang lebih 100 hektare, dibeli dengan harga 4 milar rupiah dan pembelinya Paramount Group, Elizabeth Sindoro.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Boltim, Rizky Kiki Lamaluta, SE mengungkapkan jika ia memperoleh informasi dari Kementrian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia di Jakarta bahwa Pulau Nenas telah terjual. “Namun informasi yang pasti belum diketahui,” jelasnya. (Gazali Ligawa)