Rakor Bersama FKUB, Pemkab Minahasa Putuskan Syarat Ibadah di Rumah Ibadah

108

MANGUNINEWS.COM, Tondano – Bupati Minahasa Dr.Ir. Royke Octavian Roring, M.Si., melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra Dr. Denny Mangala, M.Si., memimpin rapat koordinasi (rakor) dengan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Minahasa dan para camat se-Kabupaten Minahasa, Rabu (1/7). Rapat ini digelar di ruang sidang Kantor Bupati Minahasa.

Mangala menyampaikan bahwa perkembangan Covid-19 di Kabupaten Minahasa masih terus meningkat, sementara kondisi ruang isolasi di RSUD Tondano sudah penuh.

“Di sisi lain masih banyak warga yang tidak menaati protokol kesehatan dan bahkan masih ada yang menolak dilakukan Rapid Test ataupun SWAB yang berdasarkan hasil tracing, kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif,” kata Mangala.

“Kondisi ini perlu dipertimbangkan secara komprehensif dalam memutuskan pelaksanaan ibadah di rumah rumah Ibadah, sebagaimana juga arahan Bapak Presiden bahwa kita harus hati-hati dan tidak terburu buru dalam memutuskan pelaksanaan new normal,” jelas Mangala.

Dijelaskan, Pemerintah Kabupaten Minahasa telah mempersiapkan konsep tata kehidupan baru termasuk pelaksanaan ibadah di rumah rumah ibadah.

“Persiapan protokol kesehatan di rumah rumah ibadah betul-betul harus dipastikan dapat diterapkan secara efektif. Seperti, membuat papan pengumuman atau baliho terkait protokol kesehatan di rumah ibadah. Selalu cek suhu badan ketika masuk dalam rumah ibadah. Suhu badan tidak lebih dari 37,5,” jelasnya.

“Menyediakan tempat cuci tangan lengkap dengan sabun. Setiap orang yang mengikuti ibadah dipastikan dalam keadaan sehat. Pintu masuk rumah ibadah disediakan hand sanitizer. Semua yang beribadah menggunakan masker dan membawa antiseptic. Penyemprotan disinfektan harus rutin dilakukan sebelum dan sesudah ibadah. Jarak tempat duduk di atur sehingga tidak berdekatan,” papar Mangala.

Dengan berbagai pertimbangan, dalam rapat itu akhirnya disepakati bersama bahwa untuk minggu ini, ibadah di rumah ibadah belum bisa dilaksanakan dan masih akan memintakan masukan dari  Forkopimda Minahasa, yang akan segera melaksanakan rapat koordinasi.

Setelah itu akan dikeluarkan Surat Edaran Bupati Minahasa untuk pelaksanaan ibadah di rumah rumah ibadah. Pengaturannya sudah disepakati, untuk wilayah zona hijau dapat dilaksanakan ibadah bersama jemaat namun hanya untuk 30 persen dari kapasitas rumah ibadah yang tersedia, dan yang wilayah zona kuning hanya untuk pimpinan agama atau majelis jemaat, pengurus mesjid, yang dapat melaksanakan ibadah di rumah-rumah ibadah.

Sementara untuk wilayah yang masih zona merah, masih tetap beribadah di rumah. Dan untuk tata acara dalam beribadah tidak dalam bentuk kertas melainkan secara visualisasi untuk menghindari penyebaran Covid-19.

“Demikian juga, Pemerintah Kabupaten Minahasa akan melaksanakan rapid test kepada para tokoh agama di Kabupaten Minahasa,” sebut Mangala.

Rapat ini dihadiri oleh Ketua FKUB Pdt. Evert Tangel, M.Pd.K., bersama seluruh anggota FKUB, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Minahasa Sonya Mongkaw, S.E., Kepala Dinas Sosial Drs. John Kapoh, para Camat se-Kabupaten Minahasa. (Kelly Korengkeng)