Rampengan: Pemerintah Harus Transparan Terkait Pasien Positif Covid-19

178

MANGUNINEWS.COM, Manado – Penyebaran virus corona atau Covid-19 terus meningkat, di Sulawesi Utara (Sulut). Teranyar, sudah ada 367 Orang Dalam Pemantauan (ODP), 14 Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan 2 Orang Pasien Positif Covid-19. Hal ini memantik reaksi Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) Sulut, Marcho Rampengan, SE.

Menurutnya, ini merupakan keadaan darurat sehingga sangat diperlukan transparansi informasi kepada publik.

“Harusnya pemerintah memberikan informasi lengkap terkait 2 pasien yang dinyatakan positif Covid-19. Kemudian dirilis kepada masyarakat, agar mata rantai dan penyebarannya bisa dicegah sedini mungkin, juga tidak ada berita hoaks yang berkembang di masyarakt,” jelas Rampengan saat diwawancarai, Selasa (24/3).

Ditegaskan, ini merupakan hal yang sangat urgen bagi masyarakat Sulut. “Pemerintah mengimbau masyarakat untuk mengisolasi diri di rumah. Namun pemerintah tidak bisa terbuka secara rinci kepada masyarakat,” tukasnya.

Rampengan pun berharap, dengan Covid-19 yang sudah menjadi pandemi global, ini dapat membuat masyarakat, khususnya para pengusaha muda lebih bijak dan menjauhi hal-hal yang menjadi urgensi.

“Masyarakat khususnya para pengusaha muda juga harus memperhatikan hal-hal yang dianjurkan pemerintah, karena penyebaran Covid-19, sangat mempengaruhi perekonomian, baik di Indonesia khususnya di Sulut,” kuncinya. (Risal Kahidopang)