Realisasi Pendapatan 37,18 Persen, UPTD Samsat Tondano Optimis Capai Target

80
Chres Mingkid

MANGUNINEWS.COM, Tondano – Meski mengalami kesulitan, karena dirundung persoalan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut melalui Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Tondano  tetap optimis dengan capaian yang ditargetkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Itu terlihat dari berbagai upaya yang terus dilakukan Kepala Bapenda Sulut, Olvie Ateng melalui Kepala UPTD Samsat Tondano, Chress Mingkid.

“Untuk tahun 2020, target  UPTD Samsat Tondano ialah sebesar Rp 71.228.934.633. Dan sampai tanggal 25 Juni 2020, capaiannya sudah menyentuh Rp 26.482.731.472. Itu artinya capai UPTD Samsat Tondano sudah menyentuh angka 37, 18 persen,” ungkap Mingkid saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (26/06).

Ia mengakui, sepanjang pandemi virus corona, pihaknya mengalami beberapa kesulitan. Itu karena, kondisi ekonomi masyarakat yang sedang menurun, juga aturan yang ketat untuk tidak melakukan penumpukan massa.

“Tapi kami tetap berinovasi. Jadi kami optimalkan potensi yang ada. Mulai dari pelayanan keliling, hingga menambah ruangan yang ada di Kantor UPTD Samsat Tondano. Yang pasti, pelayanan kami tetap mengikuti protokol kesehatan,” terangnya.

Terkait dengan target capaian yang .asih terbilang jauh, Mingkid optimis pihaknya akan mencapai target yang diberikan.

“Tahun lalu, UPTD Samsat Tondano berhasil mencetak prestasi dengan melebihi capaian yang diberikan. Untuk itu, pada tahun ini, kami juga optimis bisa mencapat target,” jelasnya.

Untuk itu, dirinya juga mengajak masyarakat Kabupaten Minahasa untuk meningkatkan kesadaran bayar pajak. Apalagi saat ini banyak kemudahan yang diberikan Pemerintah Provinsi Sulut di bawah kendali Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw.

“Kami sudah memberikan kemudahan, manfaatkan fasilitas yang ada. Saya mengajak kepada masyarakat di Kabupaten Minahasa untuk membayar pajak,” pungkasnya. (Kharisma)