Reses di Kecamatan Nuangan, DPRD Boltim Serap Aspirasi Masyarakat

85

MANGUNINEWS.COM, Nuangan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Daerah Pemilihan (Dapil) I menggelar reses perdana masa sidang pertama Tahun 2020 di Kecamatan Nuangan.

Reses yang dilaksanakan di depan Kantor Camat Nuangan, Kamis (23/1) tersebut, dibuka langsung oleh Camat Nuangan Sinyo Mamonto.

“Apa yang menjadi aspirasi, masyarakat harus sampaikan ke DPRD,” ujar Camat Nuangan, Sinyo Mamonto dalam sambutannya.

“Apa yang menjadi prioritas maupun skala prioritas dari masyarakat, sampaikan kepada DPRD. Karena reses ini adalah tempat atau wadah untuk menyampaikan aspirasi dari bapak dan ibu,” jelas Mamonto, sembari berharap kepada para wakil rakyat, aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat dapat diterima dan dikawal agar apa yang menjadi harapan mereka dapat terealisasi.

Sementara itu, Anggota DPRD Sunarto Kadengkang mewakili Ketua dan Wakil Ketua DPRD dalam sambutan mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah kecamatan sekaligus pemerintah desa dan masyarakat Nuangan atas antusias menghadiri reses DPRD di awal tahun tersebut.

“Saya sekaligus Ketua dan Wakil Ketua bersama anggota DPRD, menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kecamatan Nuangan yang sudah berpartisipasi di dalam pelaksanaan reses. Apa yang menjadi aspirasi dari bapak dan ibu kiranya dapat disampaikan di reses ini, kemudian akan kami tampung dan ditindaklanjuti bersama pemerintah daerah,” kata Kadengkang.

DPRD diberikan tiga fungsi yaitu, legislasi, anggaran dan pengawasan. Tiga fungsi ini yang melekat pada anggota DPRD sehingga dalam menjalankan tugas bagian dari penyelenggara pemerintah daerah, wajib hukumnya untuk melaksanakan reses.

“Kenapa hal ini dewan lakukan, karena tidak semua masyarakat mendatangi kami di kantor.  Ditambah adanya kesibukan rapat-rapat maka tidak semua terlayani, sehingga ruang ini sebagaimana diatur dalam undang-undang, kami harus turun melaksanakan tugas untuk menyerap, menampung dan menindaklanjuti aspirasi bapak ibu sekalian dan kemudian mempertanggung jawabkan secara moral apa yang hari ini bapak ibu sampaikan,” paparnya.

Hal ini tentu dilakukan dengan berbagai sistem pelayanan kepada masyarakat yang diatur dalam Undang-Undang. “UU ini mengatur tentang tata cara penyerapan aspirasi dengan lewat Musrembang Desa sampai pada tingkat Musrembang Kabupaten. Reses ini DPRD lakukan untuk dapat bersinergi duduk bersama dengan eksekutif untuk menjawab semua keinginan dari pada masyarakat itu sendiri,” terang Kadengkang.

Dijelaskannya, tujuan akhir dari semua ini agar sistem pelayanan, pelaksanaan serta pengawasan berjalan baik. “Pastinya akan membuahkan hasil yang baik. Kami yakin dan percaya suatu ketika masyarakat kita akan maju sejahtera dan makmur,” pungkasnya.

“Jadi ini ada di kita semua, bagaimana untuk memajukan daerah dengan sumber pendanaan yang bervariasi. Ada dana bersumber dari Dana Desa, ada yang bersumber dari dana APBD, ada dana dari Provinsi juga dana dari APBN. Sehingga saat ini masyarakat berlomba-lomba mendapatkan keinginan. Namun tentu dengan melihat kondisi dana APBD Boltim maka masyarakat harus memaklumi. Apa bila ada keinginan-keinginan dari bapak dan ibu yang belum terakomodir tentunya terkendala dengan minimnya anggaran daerah kita,” jelasnya.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Muhammad Jabir menyampaikan, DPRD membutuhkan dukungan moril dari masyarakat semua supaya fungsi mereka sebagai wakil rakyat dapat dilaksanakan dengan maksimal.

“Namun pertemuan kita hari ini tidak dapat menyelesaikan semua persoalan, sehingga perlu komunikasi yang lebih intens antara kita. Semoga apa yang menjadi harapan kami akan berusaha perjuangkan secara maksimal dan mudah-mudahan segera terealisasi dengan cepat,” ucap Jabir.

Sofyan Alhabsyi, anggota DPRD dari PKB menyatakan, dalam rangka mengakomodir apa yang diusulkan oleh masyarakat kepada lembaga legislatif, proses musyawarah akan dilakukan bersama eksekutif. “Kami akan menyerap dan kemudian akan dimusyawarahkan bersama pemerintah daerah,” tandas Alhabsyi.

“Apa yang menjadi aspirasi bapak dan ibu menjadi catatan kami di lembaga legislatif untuk diperjuangkan dengan pemerintah daerah,” singkatnya.

Adapun aspirasi-aspirasi yang disampaikan masyarakat ada berbagai macam kebutuhan yang dianggap menjadi skala prioritas. Seperti yang diutarakan oleh Sangadi Jiko Belanga, pengaspalan jalan Desa Jiko Belanga, abrasi pantai, pembuatan bronjong, pembangunan jembatan antara Jiko ke Poyongan kemudian pengadaan tower Telkomsel. Sedangkan dari Kepala Sekolah SDN Jiko berharap supaya ada pembuatan pagar keliling sekolah dan MCK.

Kegiatan Reses di Kecamatan Nuangan itu dihadiri anggota DPRD Samsudin Dama, Richi Haji Ali, Revvy Lengkong, Sekretaris Dewan (Sekwan) Boltim, Ade Herly Mokoginta, Kaban BPBD Elvis Siagian, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Yusri Damopolii, Kadis Perikanan Erna Mokodongan, Kaban Kesbangpol Udel Simbala, Sekretaris Dinas Pertanian, Sekretaris Dinas PUPR Yanto Modeong, Dinas Kominfo, Kepala Puskesmas Nuangan Elvira Paputungan, Sangadi di Kecamatan Nuangan, Perangkat Desa dan ibu-ibu Majelis Taklim, mahasiswa dan masyarakat. (advertorial)