Respon Polemik Normal Baru, Mailangkay Minta Patuhi Protokol Kesehatan

Victor Mailangkay

MANGUNINEWS.COM, Manado – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut), Victor Mailangkay, merespon polemik ‘new normal’ yang kini ramai dibicarakan warga Sulut.

Menurutnya, pandemi yang sedang melanda Sulut, bahkan dunia saat ini, belum ada yang bisa memprediksi kapan akan berakhir.

“Tentang hal ini, mengenai Sulut menuju new normal, tidak ada seorangpun yang mampu memprediksi kapan Covid-19 ini akan berakhir,” kata Mailangkay.

Karena itu, menurutnya perlu ada suatu gaya hidup baru atau normal baru yang diterapkan di Sulut.

“Nah, karena tidak ada yang bisa memprediksi kapan pandemi berakhir, maka kita mengantisipasi itu dengan menyikapinya dengan gaya hidup yang normal. Tapi dengan normal yang baru. Dengan asumsi bahwa wabah ini masih terus berlanjut,” terang Mailangkay.

Ia juga menegaskan mengenai protokol-protokol yang saat ini sedang berjalan demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Upaya-upaya untuk memutuskan mata rantai penyebaran wabah ini tetap lakukan, dan aktivitas kegiatan kita tetap berjalan. Tapi kita menghormati protokol-protokol Covid-19 untuk memutus mata rantai covid ini yaitu, pakai masker, jaga jarak, cuci tangan, dan hidup sehat,” tegasnya.

Kader Partai Nasdem ini mengharapkan, dengan adanya normal baru ini, ekonomi akan tumbuh, sembari mengharapkan wabah ini semakin hari semakin menurun. Ia menegaskan, tindakan-tindakan yang dilakukan Gubernur dan pemerintah kabupaten/kota harus didukung sepenuhnya.

“Oleh sebab itu, segala tindakan yang dilakukan Gubernur bersama pemerintah kabupaten/kota, sebagai anggota dewan memberikan support sepenuhnya. Karena semua pemerintah kabupaten/kota di Sulut, di bawah koordinasi Bapak Gubernur, menginginkan wabah ini segera berhenti. Bersamaan dengan itu, gerak dan geliat ekonomi kita semakin naik,” harap Mailangkay.

Menyikapi pembukaan rumah-rumah ibadah yang ada di Sulut, wakil rakyat Sulut ini menyampaikan bahwa ia mendukung kebijakan pemerintah, dalam hal ini Pemerintah Sulut yang dikomandoi Gubernur Olly Dondokambey.

“Sesuai dengan kebijakan pemerintah, kami dukung. Jadi, dibuka (rumah ibadah) dengan tentunya melakukan disiplin protokol covid itu. Mencegah penyebaran covid. Jaga jarak, cuci tangan, pakai masker,” tandas Mailangkay. (Vandy Tular)