SBANL Ingatkan Gereja Harus Perkokoh Jati Diri, Integritas dan Citra

MANGUNINEWS.COM, Tomohon – Meski berbeda warna dan calon peserta Pilkada, namun sebagai gereja harus senantiasa mengedepankan kasih, saling hormat menghormati, menjaga persatuan dan kesatuan serta terus memenuhi panggilan gereja untuk bersekutu, bersaksi dan melayani di tengah kehidupan berjemaat, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Demikian sambutan hikmat disampaikan Pnt. Ir. Stefanus B.A.N. Liow, MAP, (SBANL) mewakili Badan Pekerja Majelis Wilayah (BPMW) Tomohon Empat pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3, yang berlangsung di Jemaat Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Nafiri Pangolombian, Sabtu (31/10).

Dijelaskan Anggota DPD RI/MPR RI itu, sesungguhnya hakekat politik adalah untuk keadilan, kebenaran dan kesejahteraan.

“Tugas gereja adalah memperlengkapi, melakukan pembinaan dan pendidikan politik bagi warganya, sebagai bagian dari warga negara untuk menggunakan hak politik, serta menjauhkan dari saling memfitnah, menghujat dan menjatuhkan orang lain hanya karena kepentingan sesaat,” ujar SBANL.

Ia mengingatkan, secara institusi gereja didalamnya GMIM, tidak boleh memihak pada salah satu partai politik atau pasangan calon.

“Gereja harus senantiasa memperkokoh jati diri, integritas dan citra gereja,” pintah Ketua Komisi P/KB Sinode GMIM periode 2014-2018 itu, seraya mengajak jemaat Tuhan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Diketahui, acara tersebut dirangkaikan dengan Ibadah Perjamuan Kudus Pelsus dan perangkat pelayanan se-wilayah Tomohon Empat, dipimpin Ketua BPMJ GMIM Nafiri Pangolombian, Pdt. Christine Sigar-Sampow, M.Th., dan Ketua BPMW Tomohon Empat, Pdt Daniel Bastian, M.Th.

(Anugrah Pandey)