Sebut Pembawa Sajam ‘Panako’, Kapolda Sulut Gencarkan Razia

MANGUNINEWS.COM, MANADO – Maraknya kasus penikaman di Sulawesi Utara (Sulut) tuai sorotan. Atensi serius itu datang dari Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulut, Irjen Pol Royke Lumowa. Jenderal bintang dua itu dibuat berang dengan aksi kejahatan jalanan yang terus meresahkan publik Bumi Nyiur Melambai.

Nada tegas pun disampaikan. Jajaran korps Bhayangkara diminta untuk ambil langkah tegas. Hal itu guna mewujudkan Sulut aman dan damai.

“Banyak kasus penganiayaan diawali dengan mabuk. Pembunuhan yang dilakukan karena miras, harus diberantas. Setiap hari harus ada operasi sajam (senjata tajam,red),” ujar Kapolda saat memimpin apel pagi yang diikuti seluruh personil Polda Sulut, di halaman belakang Mapolda Sulut, Senin (16/3).

Katanya, harus diperbanyak razia-razia untuk menindak para pelaku pembawa sajam, baik di sepeda motor maupun di mobil.

“Seseorang yang kemana-mana bawa sajam itu namanya panako (pengecut-red),” tegas Kapolda.

Tak hanya itu, ia meminta anggotanya agar menindak tegas oknum-oknum yang kedapatan menggelar miras di tempat keramaian (umum)

“Apabila kedapatan miras dan mabuk di tempat umum harus di-Tipiring (Tindak Pidana Ringan),” ketus Kapolda.

Sebagai informasi, guna menyukseskan program pemberantasan kejahatan jalanan ini, Kapolda Sulut, Irjen Pol Royke Lumowa telah membentuk tim khusus. (tbt/kim)