Serang Polisi, TSK Penganiayaan Katinggolan Dilumpuhkan Tim Gabungan

MANGUNINEWS.COM, Tomohon – Kolaborasi Tim Maleo Polda Sulut, Resmob Tomohon dan Resmob Minahasa, akhirnya berhasil mengamankan pelaku penganiayaan di Katinggolan, Tondano Timur.

Berdasarkan laporan soal adanya tindak pidana (TP) penganiayaan menggunakan senjata tajam (sajam) yang terjadi di jalan Katinggolan-Liningaan, Kelurahan Katinggolan, Kecamatan Tondano Timur, Kabupaten Minahasa, tim pemburu bandit Korps Bhayangkara bergerak.

Dari informasi petugas, Sabtu (23/5), sekira jam 05.00 Wita, terjadi TP penganiayaan menggunakan pisau badik. Pelaku lelaki FK (32), warga Kelurahan Talete, Kecamatan Tomohon Tengah. Sementara dua korban, lelaki CK luka 2 tilaman di dada, merupakan warga Kelurahan Wengkol, Kecamatan Tondano Timur, dan perempuan KP yang merupakan istrinya, luka tusuk di paha.

Diduga, Sabtu (23/5) jam 01.00 Wita, pelaku bersama temannya OM menuju ke rumah kawan mereka bernama MT yang sedang menggelar HUT di Kelurahan Katinggolan.

“Di TKP (tempat kejadian perkara), pelaku berpesta minuman keras (miras). Karena pengaruh miras, terjadi ketersinggungan antara tersangka (TSK) dengan korban. TSK marah karena korban memperlihatkan pisau dan menatap pelaku seakan menantang,” kata Katimsus Maleo Polda Sulut, Kompol Prevly Tampanguma.

Sekira jam 05.00 Wita, dalam keadaan mabuk, pelaku membuat keributan dan mencabut pisau yang sudah diselipkan di pinggang.

“Ia menikam secara membabi buta sehingga mengakibatkan dua korban mengalami luka tusuk. Pelaku melarikan diri dan bersembunyi usai melakukan perbuatannya,” jelas Tampanguma.

Katimsus menjelaskan, setelah mendapat laporan kejadian tersebut, Jumat (29/5) sekira jam 16.00 Wita, 3 tim gabungan berkolaborasi melakukan penangkapan terhadap pelaku.

”Tim Maleo di bawah pimpinan Ipda Fadhly S. Tr.K., Tim Resmob Tomohon di bawah pimpinan Bripka Bima Pusung, dan Tim Resmob Minahasa di bawah pimpinan Aiptu Ronny Wentuk,” jelas Tampanguma.

Di hari Jumat (29/5) jam 15.00 Wita, tim gabungan menuju tempat   persembunyian pelaku, di rumah temannya di Kelurahan Matani 1, Kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon. Pelaku FK berhasil diamankan di tempat persembunyiannya.

Tim gabungan kemudian melakukan pengembangan guna mencari barang bukti (babuk) berupa pisau yang digunakan.

“Pada saat dalam perjalanan pengembangan pencarian babuk, TSK melakukan perlawanan dengan mencoba memukul anggota untuk tujuan melarikan diri, sehingga anggota langsung melakukan tindakan tegas terukur kepada TSK,” ungkap Tampanguma.

Setelah mendapatkan barang bukti yang digunakan, tim gabungan langsung membawa TSK beserta babuk dan diserahkan kepada penyidik Polres Minahasa.

“Setelah diinterogasi, ternyata TSK mendatangi TKP dengan maksud untuk menghadiri acara HUT temannya MT. Sajam yang digunakan adalah milik TSK, yang sering dibawa kemana saja jika keluar. Saat kejadian ternyata benar TSK sudah dalam pengaruh miras,” terang Tampanguma.

Petugas juga mengungkapkan, TSK diketahui merupakan preman yang sudah sering meresahkan wilayah Tomohon dan Minahasa. Sebelumnya TSK sudah pernah 3 kali diproses hukum dengan TP yang sama.

Pelaku dan babuk berupa sebilah pisau panjang 45 cm, diamankan tim gabungan dan diserahkan ke penyidik Polres Minahasa untuk diproses lebih lanjut. (Denny Pongayow)