Siap Gelar Turnamen PUBG Mobile, Tondei Gaming Dapat Dukungan Telkomsel

MANGUNINEWS.COM, Motoling Barat – Milenial Tondei Raya yang tergabung dalam panitia Tondei Gaming, bekerja sama dengan pihak Telkomsel, siap menghelat turnamen online ‘Player Unknown’s Battle Grounds’ (PUBG) Mobile. Kegiatan ini akan dipusatkan di halaman gedung gereja GMIM Bukit Moria Tondei Satu, Sabtu dan Minggu, tanggal 25-26 Juli.

Ketua panitia turnamen, Patris Paat membenarkan kerja sama mereka dengan pihak Telkomsel.

“Pada saat ini, kami panitia sudah bersama-sama dengan pihak Telkomsel, sebagai penanggungjawab untuk wilayah desa Tondei Raya,” katanya, Jumat (24/7).

Berhubung jaringan online di desa Tondei Raya tak menentu, ia mengatakan jika pihak Telkomsel telah menyetujui adanya penambahan jaringan.

“Kegiatan game online, menyetujui untuk penambahan jaringan supaya somo lebe kuat pa torang di sini,” ujar Paat.

Ia meminta supaya warga Tondei Raya mendukung kegiatan ini. Paat juga berharap agar tak ada pikiran-pikiran negatif sehubungan penyelenggaraan kegiatan ini.

“Diharapkan untuk masyarakat Tondei Raya mensupport kegiatan pa torang di Tondei yang akan dilaksanakan pada tanggal 25 dan 26 Juli 2020,” pinta Paat.

Lanjutnya, “Jangan berpikir negatif, karena tujuan kami agar diterima kegiatan ini dan juga dari pihak Telkomsel bole merespon untuk somo lebe kase kuat tu jaringan.”

Pihak Telkomsel yang menyaksikan langsung antusiasme kelompok kaum milenial desa Tondei Raya ini, angkat suara. Arnes Ferdinandus, Supervisor CSO Minahasa-Talaud menyampaikan rasa terima kasihnya.

“Terima kasih untuk kesempatan bisa join bareng untuk iven ini,” ungkapnya saat diwawancarai.

Ferdinandus berharap agar iven seperti ini tak bisa dipandang sebelah mata. Ia menjelaskan jika pemerintah pun mencari pemain-pemain yang profesional untuk dijadikan atlit elektronik sport.

“Kami berharap dengan iven-iven seperti ini. Sebenarnya kalau mungkin selama ini kita belum melihat bahwa iven game itu sebagai sebuah iven yang cuma sekedar main-main,” ujarnya.

“Ternyata sekarang masih banyak dicari oleh pemerintah untuk yang pemain-pemain profesional untuk jadi atlit-atlit e-sport,” tutur Ferdinandus.

Ia pun menyampaikan dukungan mereka kepada pemain-pemain yang hendak mengikuti turnamen ini.

“Kami sebenarnya mensupport itu. Mungkin mulai dari iven di Tondei ini, nanti akan ada atlit-atlit e-sport yang akan muncul dari Tondei,” tutup Ferdinandus. (Ferlandi Wongkar)