Soal Pelayanan Bagi Warga Belum Bayar Pajak, Senduk-Supit Beda Kebijakan

MANGUNINEWS.COM, Tomohon – Nada tegas disampaikan Camat Fredy Supit, S.E., kepada seluruh masyarakat di kecamatan Tomohon Utara soal kontribusi dan kesadaran dalam melunasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Dikatakannya, bahwa pemerintah kecamatan Tomohon Utara sudah menetapkan dan mensosialisasikan kepada masyarakat, bahwa dalam segala bentuk pengurusan administrasi masyarakat wajib menunjukkan surat tanda bukti lunas pajak.

“Kalau belum bayar pajak, ya maaf kami belum bisa melayani tentang proses-proses yang diusungkan oleh masyarakat atau apapun bentuknya. Kalau tidak menunjukkan bukti lunas bayar PBB, kami belum akan melayani. Karena itu wajib,” tegasnya.

Begitu juga dengan perangkat kelurahan maupun kecamatan. Ia menekankan, perangkat harus terlebih dahulu menunjukan bukti lunas pajak secara personal, sebelum menerima insentif.

“Namanya saja perangkat, tentunya akan menjadi tolak ukur kita untuk pelaksanaan pelunasan. Coba bayangkan kalau perangkat belum lunas pajak, tentu insentifnya belum akan dibayarkan. Itu adalah salah satu syarat untuk bagaimana tindak lanjut pembayaran insentif mereka,” pungkasnya.

Hal ini juga seperti yang disampai-sampaikan oleh Wali Kota Tomohon Caroll Senduk, S.H., bahwa aparatur pemerintah harus memberi contoh dan teladan melalui pembayaran PBB.

“Sehingga diharapkan dapat memotivasi seluruh lapisan masyarakat dalam menuntaskan kewajiban perpajakan, meskipun di masa pandemi saat ini,” kata Senduk.

Namun, ia juga menegaskan bahwa meskipun ada warga yang belum melunasi PBB, pelayanan harus tetap berjalan. “Tetap dilayani. Tidak boleh putus kalau pelayanan kepada masyarakat,” tegas Wali Kota.

Penulis: Anugrah Pandey