Sulut Rawan, Bawaslu Sulut Segera Ambil Langkah Cepat

73

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI secara resmi meluncurkan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di Jakarta, Selasa (25/2).

Berdasarkan hasil penelitian
Bawaslu, untuk IKP Pemilihan Gubernur, dari 9 provinsi yang menyelenggarakan Pilkada, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) adalah daerah dengan skor kerawanan tertinggi, yaitu mencapai 86,42.

Merespon pemetaan ini, Komisoner Bawaslu Sulut Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga, Kenly Poluan meminta masyarakat Sulut berpikir positif.

“IKP kan dibuat sebagai alat Bawaslu mengantisipasi masalah-masalah yang berpotensi terjadi dalam pemilihan kepala daerah tahun 2020. Jadi tidak perlu elemen masyarakat Sulawesi Utara reaktif melihat daerah kita tertinggi indeks kerawanannya,” kata Poluan.

“Kita positif saja sehingga kita bisa secara bersama-sama bekerja agar kerawanaan-kerawanan sebagaimana dalam IKP dapat kita minimalisir, bahkan lebih dari itu tidak terjadi,” sambungnya.

Ditegaskan, Bawaslu akan melakukan langkah-langkah cepat agar semua stakeholder terlibat dalam pencegahan potensi pelanggaran. Baik dilakukan secara kolaboratif maupun sendiri-sendiri berdasarkan kewenangan dan fungsi yang melekat pada masing-masing lembaga.

“Secara cepat kami akan mengundang para stakeholder untuk sharing dan berdiskusi untuk menemukan strategi pengawasan yang tepat, menyeluruh dan substansial,” ungkap Poluan.

Ia pun meminta semua jajaran pengawas pemilu untuk melakukan pengawasan aktif, mencegah potensi-potensi pelanggaran melalalui sosialisasi dan koordinasi dengan stakeholder, dan melakukan langkah-langkah penindakan yang tegas dan adil sesuai ketentuan peraturan perundangan. (Kelly Korengkeng)