Tak Jawab Telepon, Suami Tikam Istri Dengan Sajam

MANGUNINEWS.COM, Tomohon – Tindak Pidana (TP) penganiayaan menggunakan senjata tajam (sajam) terjadi di Kelurahan Kakaskasen, Kecamatan Tomohon Utara, Selasa (30/6), sekira pukul 21.40 Wita. Laporan soal kasus penikaman dengan sajam ini langsung direspon Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Polres Tomohon.

Kepala Tim (Katim) Totosik, Bripka Yanny Watung bersama anggota melakukan pengembangan untuk mencari pelaku. Dalam waktu kurang lebih 2 jam, Tim URC Totosik berhasil mengamankan pelaku di rumahnya di Kelurahan Talete Satu, Kecamatan Tomohon Tengah.

“Setelah dikonfirmasi, ternyata benar telah terjadi TP penikaman dengan sajam terhadap seorang wanita, MM (22) yang tak lain adalah istri dari pelaku, dan wanita, JM (44). Keduanya adalah warga Kelurahan Kakaskasen, Kecamatan Tomohon Utara,” kata Watung.

Tim Totosik kemudian mengamankan seorang lelaki yang diduga sebagai pelaku, lelaki FT (23), warga Kelurahan yang sama yang tak lain adalah suami korban MM. Saat diamankan, pelaku tidak melakukan perlawanan.

Katim Totosik, Bripka Yanny Watung saat dikonfirmasi, menjelaskan kronologi dari kejadian tersebut.

“Pelaku, sebelum melakukan aksinya pada Selasa (30/6), sekira jam 19.00 Wita, melakukan pesta miras bersama rekan-rekannya di rumah pelaku. Sekira jam 21.30 Wita, pelaku menghubungi korban MM melalui HP yang saat itu berada di rumah orang tuanya (di TKP) tapi tidak bisa dihubungi,” kata Watung.

Telepon tak tersambung, pelaku naik pitam.

“Dalam keadaan marah dan dipengaruhi miras, pelaku menuju ke tempat kejadian perkara (TKP), Kelurahan Kakaskasen, Kecamatan Tomohon Utara, dan sebelumnya mengambil pisau badik yang disimpan di rumah pelaku. Saat bertemu di TKP, antara pelaku dan korban, terjadi adu mulut yang dilatar belakangi perihal tidak diangkatnya HP korban saat dihubungi pelaku. Cekcok itu berakhir pada aksi penikamanan,” jelas Watung.

“Saat pelaku menikam istrinya, datang korban ke dua wanita JM, yang berada di TKP yang juga merupakan tante korban. Ia bermaksud untuk melerai, namum pisau yang dipegang pelaku mengenai tangannya. Setelah melakukan perbuatannya, pelaku selanjutnya melarikan diri dengan menumpang motor (R2) temannya yang bertepatan lewat. Ia kembali menuju ke rumah orang tuanya untuk bersembunyi,” tambah Watung.

Istri pelaku mengalami luka tusuk pada lengan kanan bawah, 2 luka tusuk dan 1 luka pada dada sebelah kanan, dan bibi korban mengalami 2 luka sayatan/robek pada jari telunjuk sebelah kiri.

Diketahui, pelaku dengan korban adalah suami istri yang sudah 7 tahun menikah. Pelaku merupakan residivis kasus sajam tahun 2017.

Pelaku beserta barang bukti (babuk) berupa sajam, diamankan di Polres Tomohon. (Denny Pongayow)