Talumepa Pimpin Rapat Tim Terpadu Permohonan Investasi

MANGUNINEWS.COM, Tutuyan – Penjabat Sementra (Pjs) Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Christiano E. Talumepa, S.H., M.Si., memimpin rapat Tim Terpadu Tindak Lanjut Permohonan Investasi Pertanian dan Perkebunan, di ruang rapat kantor bupati, Jumat (27/11).

Rapat diikuti tim terpadu yang terdiri dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, camat dan sangadi (Kepala Desa, red) sekitar lokasi, Badan Pertahanan Nasional (BPN) dan pihak managemen PT. Mooat Agro Industri (Maind Potato), perusahaan pengembang budidaya pertanian kentang yang bergerak di bidang industri tani dan sebagai suplier bibit, distributor, inokulan, eskportir, dan pengelolaan pertanian kentang.

Dalam sambutannya Talumepa menyampaikan, adanya investor ini merupakan peluang bagi daerah, untuk mendapatkan sumber penerimaan Penghasilan Asli Daerah (PAD, red) baru dan membantu tingkat pertumbuhan perekonomian masyarakat.

“Apalagi pihak perusahaan akan menerapkan konsep anak angkat karena untuk memenuhi produksi perusahaan, tentu bahan baku akan membeli dari masyarakat. Kemudian akan diberdayakan dengan pemberian bibit, pupuk, pendampingan, sampai hasil dibeli oleh pihak perusahaan. Itu intinya,” ujar Kadis Kominfo Provinsi Sulut ini.

Dikatakan Talumepa, prinsipnya pemerintah daerah ‘wellcome’ dengan investasi, apalagi akan memberikan nilai bagi daerah dan masyarakat.

“Kemudian ada beberapa hal yang harus dilakukan terkait dengan perizinan, ada kewajiban pemerintah daerah dan ada kewajiban pihak perusahaan untuk mendapatkan izin,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boltim, Sonny Warokka menyampaikan, investasi ini juga harus mengacu pada konsep tata ruang.

“Jangan sampai lokasi yang direncanakan ini tidak sesuai dengan peruntukan ruang yang ada di dalam RT-RW daerah kita,” pungkasnya.

Diketahui, hadir pada rapat  tersebut Sekda DR. Ir. Sonny Warokka, Asisten Pemerintahan dan Kersa, Kepala Badan Pertanahan Boltim, Kepala SKPD teknis DPMPTSP, Dinas PU, Dinas Pertanian, DLH, Kabag Hukum, Camat Mooat dan Sangadi sekitar lokasi. (Abdul Gafur Sarundayang)