Terkait Aksi Damai SMTSDK, Polres Minsel Interogasi Warga Tondei Satu

592

MANGUNINEWS.COM, Motoling Barat – Kamis (2/7), personil Kepolisian Resor (Polres) Minahasa Selatan (Minsel) dan Kepolisian Sektor (Polsek) Motoling yang berjumlah 4 orang, mendatangi ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tondei Satu Hanly Mogogibung, untuk melakukan interogasi sehubungan aksi damai yang dilakukan kelompok ‘Solidaritas Masyarakat Tondei Satu Demi Keadilan’ (SMTSDK), Senin (29/6).

Anggota Intelkam Polres Minsel yang datang ke rumah ketua BPD Desa Tondei Satu, saat diwawancarai menjelaskan maksud kedatangan mereka. Menurutnya, kehadiran pihak kepolisian hanya sekedar meminta klarifikasi mengenai aksi damai SMTSDK.

“Torang datang sehubungan aksi itu. Mo tanya tu situasi kalu bagaimana, jang kage so memanas. Sapa tau ada jalan keluar. Torang kan bertanggung jawab, jang ini jadi masalah kong berkembang,” ungkapnya.

Mendengar informasi adanya pihak kepolisian yang menyambangi Hanly Mogogibung, puluhan masyarakat berbondong-bondong datang ke rumah ketua BPD tersebut. Ada beberapa masyarakat yang sempat menyampaikan keluh terkait kinerja pemerintah desa mereka.

Derek Yakob, warga Jaga V menyampaikan, ada isu yang beredar tentang kedatangan pihak Kepolisian. Hal itu membangkitkan niat mereka untuk hadir. Ia mendesak BPD untuk segera melaporkan tuntutan SMTSDK.

“Torang da dengar Polisi mo datang. Makanya torang hadir di sini untuk mengawasi BPD. Secepatnya BPD musti bawa tu laporan,” jelasnya di depan pihak kepolisian yang diaminkan oleh masyarakat yang ikut hadir.

Proses interogasi yang berlangsung di Jaga II itu disaksikan oleh puluhan masyarakat.

Diketahui, tuntutan SMTSDK saat menggelar aksi yaitu, pemberhentian Penjabat Hukum Tua, dan desakan untuk melaporkan temuan BPD mengenai maladministrasi dan dugaan korupsi oknum BPD dan Pemdes ke Polda Sulut.  (Ferlandi Wongkar)