Terkait Laporan Dugaan Korupsi Oknum Pemdes, LBH Manado Kawal BPD Tondei Satu

MANGUNINEWS.COM, Manado – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tondei Satu, Kecamatan Motoling Barat, kembali menyambangi Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (29/7). Kehadiran di markas korps Bhayangkara Sulut itu untuk menindaklanjuti laporan dugaan penyalahgunaan dana desa oleh oknum pemerintah desa mereka.

BPD yang dikawal utusan Solidaritas Masyarakat Tondei Satu Demi Keadilan (SMTSDK), tiba di Polda Sulut sekira pukul 14.00 Wita. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Manado ikut mendampingi kelompok ini untuk mempertanyakan tindak lanjut dari Polda Sulut terkait pelaporan tersebut.

Ricky Manese

Ricky Manese, S.H., Sekretaris BPD Tondei Satu menjelaskan kepada wartawan media ini bahwa laporan tersebut telah dilimpahkan ke Kepolisian Resor (Polres) Minahasa Selatan (Minsel).

“Untuk proses pelaporan dari BPD Tondei Satu bersama SMTSDK sudah dilimpahkan kepada Polres Minahasa Selatan,” kata Manese saat diwawancarai.

Pengabdi bantuan hukum, Satriano Pangkey, S.H., menjelaskan jika laporan dugaan korupsi ini bisa menjadi contoh untuk membongkar praktek-praktek korupsi dana desa.

“Jadi dugaan laporan korupsi yang dilaporkan oleh BPD Tondei Satu, ini bisa menjadi preseden, agar supaya membongkar praktek-praktek korupsi dana desa,” tegas Pangkey.

Satriano Pangkey

Ia mewakili LBH Manado menyatakan sikap untuk mengawal proses pelaporan ini. Menurutnya, Kapolda Sulut harus mengawal kasus ini.

“Kami LBH akan bersama dengan BPD desa Tondei Satu untuk mengawal proses laporan ini,” tutur Pangkey.

“Tentunya kami dari LBH, dalam hal ini ingin menegaskan kepada Kapolda Sulut agar supaya bisa mengawal kasus ini,” tandasnya. (Ferlandi Wongkar)