Terkait Laporan Dugaan Korupsi, Polres Minsel Layangkan Surat Panggilan ke BPD Tondei Satu

MANGUNINEWS.COM, Motoling Barat – Laporan dugaan korupsi oknum pemerintah desa Tondei Satu, Kecamatan Motoling Barat, mulai digulir Korps Bhayangkara. Terkait hal ini, Minggu (23/8), Badan Permusyawaratan Desa (BPD) desa tersebut menerima surat panggilan dari Kepolisian Reskrim (Polres) Minahasa Selatan (Minsel).

Anggota BPD Tondei Satu, Ferra Bella membenarkan jika surat yang dilayangkan Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Polres Minsel, telah diterima oleh BPD.

“Hari ini, BPD Tondei Satu telah menerima surat dari Polres Minsel untuk permintaan keterangan dan dokumen,” ujar Bella saat ditemui media ini.

Lanjutnya, dugaan penyalahgunaan dana desa oleh oknum pemerintah desa Tondei Satu yang BPD laporkan ialah tahun anggaran 2018 dan 2019.

“Terkait laporan dugaan penyimpangan dana desa oleh oknum pemerintah, itu pada tahun anggaran 2018 sampai dengan tahun anggaran 2019 di desa Tondei Satu,” ungkap warga Jaga 3 desa Tondei Satu ini.

Menurut Bella, pertemuan dengan pihak penyidik akan dilaksanakan pada hari Selasa (25/8).

“Permintaan keterangan dan dokumen akan dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 25 Agustus 2020, jam 10.00 Wita, di Unit Tipikor Satreskrim Polres Minsel,” tutupnya.

Diketahui, surat ini diberikan langsung oleh Kanit (Kepala Unit) Tipikor Polres Minsel, Ipda Maxie Sarijoan di kediamannya, desa Motoling Dua, Jaga 4, Kecamatan Motoling, sekira pukul 11.20 Wita. (Ferlandi Wongkar)