Tim Opsnal Gabungan Ringkus Tersangka Begal dan Penggelapan Ranmor

MANGUNINEWS.COM, Manado – Tim Opsnal Gabungan yang terdiri dari Tim Khusus (Timsus) Maleo Polda Sulut, berkolaborasi dengan Tim Macan dan Tim Paniki Polresta Manado, berhasil mengamankan 2 orang pelaku tindak pidana (TP). KES (26) alias Epin, warga Kecamatan Kawangkoan, Kabupaten Minahasa, dan MP (26) alias Mig, warga Desa Lota, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa.

Berdasarkan sejumlah laporan, keduanya dibekuk karena diduga menjadi pelaku penggelapan kendaraan bermotor (ranmor) jenis roda empat (R4) yang terjadi di wilayah hukum (wilkum) Polresta Manado, pada Sabtu (9/5).

Katimsus Maleo, Kompol Prevly Tampanguma, mengatakan awalnya korban selaku pemilik kendaraan menitipkan kendaraan miliknya kepada lelaki NS, pemilik usaha rental kendaraan.

“Pelaku KES datang ke rental tersebut dan menyewa 1 unit R4 yang merupakan milik dari pelapor atau korban,” kata Tampanguma.

Namun beberapa hari setelah menyewa kendaraan tersebut, pelaku sudah tidak bisa dihubungi lagi.

“Saat diamankan di wilayah Provinsi Gorontalo, pelaku ternyata sedang berusaha menjual kendaraan milik korban kepada beberapa penadah. Berdasarkan kejadian tersebut, korban mendatangi Polresta Manado dan membuatkan laporan Polisi,” lanjutnya.

Tampanguma menambahkan, Tim Opsnal Gabungan mendapatkan informasi bahwa pelaku akan menjual kendaraan yang digelapkan ke beberapa penadah di Provinsi Gorontalo, dengan harga Rp.20.000.000.

“Sehingga Tim Opsnal Gabungan berkoordinasi dengan Timsus Pandawa Polres Gorontalo, dan selanjutnya pelaku diamankan terlebih dahulu oleh Tim Pandawa Polres Gorontalo pada saat akan menjual kendaraan milik korban,” ungkap Tampanguma.

Kepada petugas, pelaku juga mengakui keterlibatannya pada salah satu TP pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di wilkum Polresta Manado, yakni di Kelurahan Kairagi, sekitar 2 bulan yang lalu dengan babuk 1 unit sepeda motor roda dua (R2). “Berdasarkan pengakuan tersebut, Tim Opsnal Gabungan langsung melakukan pengembangan,” jelas Tampanguma.

Namun saat sedang dilakukan pengembangan pencarian barang bukti hasil curas, pelaku berusaha melarikan diri.

“Dan petugas berusaha memberikan peringatan, namun tidak diindahkan. Hingga akhirnya petugas melumpuhkan pelaku, dengan menembak kaki pelaku,” beber Tampanguma.

Dalam TP curas, pelaku Epin dan rekannya Mig melakukan dengan cara memepet korban yang sedang mengendarai R2, hingga terjatuh dan kemudian membawa kabur motor milik korban.

Diketahui, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit kendaraan Daihatsu Sigra warna biru, dengan nomor Polisi DB 1230 LG, dan satu unit kendaraan Honda Vario nomor Polisi 2647 CP. (Anugrah Pandey)