TNI-Polri Tangkap Pelaku Pembunuhan Siswa SMK Pelayaran Obi

MANGUNINEWS.COM, Obi – Dua pelaku penganiayaan dan pembunuhan terhadap siswa SMK Pelarayan Obi, YR (16) dan kekasihnya JL (21), akhirnya ditangkap TNI dan petugas Kepolisian, Selasa (12/05/2020) pukul 16.03 WIT, di Desa Alam Pelita, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut). Pelaku AO alias La Anan (27) dan adiknya IO alias La Iki (25), ditangkap di salah satu rumah warga Desa Alam Pelita, Kecamatan Obi.

Korban YR adalah warga Desa Laiwui, Kecamatan Obi, yang masih tercatat sebagai siswi Kelas I SMK Pelayaran Taruna Nusantara Indah. Ia diperkosa dan dibunuh secara sadis lalu dibuang ke semak-semak. Sementara JL kekasihnya, dibantai hingga mengalami luka parah di bagian perut dan lutut kaki.

Saat ini JL masih terbaring kritis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha, sementara korban YR sudah dimakamkan oleh pihak keluarga.

Kedua pelaku diketahui kakak-beradik, warga Desa Jikotamo, Kecamatan Obi. Sebelumnya mereka sempat melarikan diri setelah menganiaya, memperkosa dan melakukan pembunuhan.

Pelaku AO akhirnya berhasil ditangkap anggota TNI yang dibantu anggota Kepolisian yang bertugas di Desa Alam Pelita, Kecamatan Obi Barat.

“Pelaku tersebut ditangkap di rumah salah seorang keluarganya di Desa Alam Pelita. Saat dilakukan penangkapan, pelaku masih memegang barang tajam dan salah satu jimat dengan sepenggal kain berwarna hitam yang terikat di bagian pinggangnya. Pada saat penangkapan pelaku tersebut sempat melakukan perlawanan dengan angota TNI dan petugas Kepolisian,” ujar salah satu petugas yang ikut menangkap pelaku.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, pada hari Senin (12/05/2020), berdasarkan darang bukti yang diamankan petugas di tempat kejadian perkara (TKP) dan pengakuan pelaku, usai melakukan pemerkosaan mereka membunuh korban dengan menggunakan barang tajam berupa pisau. Peristiwa ini terjadi di Pantai Bela, Desa Jikotamo, Minggu (10/5/2020).

Meski melakukan perlawanan terhadap anggota TNI dan Polisi, petugas berhasil menghampiri pelaku dan merampas barang tajam yang dipegang.

“Setelah itu, dari pihak keamanan yang dibantu masyarakat langsung mengikat kaki dan tangan kedua pelaku. Seluruh jimat yang digunakan pelaku dibuka oleh anggota TNI setelah itu pelaku diserahkan ke pihak keamanan di Polsek Obi. Polsek  kemudian membawa langsung mereka ke Polres Halsel untuk melakukan proses hukum. Pelaku tersebut akan dikenakan pasal 338 pembunuhan, pasal 340 pembunuhan berencana dengan sanksi ancaman penjara seumur hidup dan selama-lamanya selama 20 tahun,” beber petugas.

Warga menyebutkan, terlibat dalam penangkapan itu Babinsa Desa Alam Pelita, Serda Anyong W., bersama masyarakat. (Yusri Yunus Marsaoly).