Tutup Pintu Masuk, Pemerintah Sulut Diminta Tiru Papua

MANGUNINEWS.COM, Manado – Cegah penyebaran virus corona atau Covid-19, Pemerintah Provinsi Papua menutup semua pintu masuk ke wilayahnya. Daerah Sulawesi Utara (Sulut) pun dinilai perlu mengambil langkah serupa.

Teranyar, arus desakan mulai mengalir dari masyarakat. Seperti yang diungkapkan pengamat pemerintahan Sulut, Rio Rumagit.

“Kapan Sulut berani seperti Papua?
Pada satu titik, pasien Covid-19 umumnya akan membutuhkan perawatan intensif bahkan alat bantu pernapasan untuk mencegah gagal organ akibat pneumonia. Pertanyaannya, berapa banyak dokter ahli paru di Sulut? Berapa banyak alat ventilator di semua RS se-Sulut?” kata Rumagit.

Menurutnya, pengalaman di Tiongkok, Italia, Spanyol, Covid-19 jadi mematikan karena kecepatan penyebarannya tidak berimbang dengan jumlah peralatan dan tenaga medisnya.

“Pada akhirnya dokter dipaksa memilih pasien mana yang dirawat dan pasien mana yang diabaikan (dibiarkan mati),” ujarnya.

Rumagit menegaskan, lebih baik mencegah daripada mengobati.

“Penutupan sementara selama 14 hari untuk pintu masuk jalur udara dan laut (khusus untuk penumpang, bukan barang), pengetatan pengawasan jalur darat di Papua mungkin salah satu pilihan terbaik dari sedikit opsi yang ada. Jangan dilihat secara negatif sebagai bentuk pembangkangan ke pusat. Lihat sisi positifnya, mencegah munculnya episentrum baru Covid-19 di Indonesia,” terangnya.

Rumagit berharap, Pemerintah Provinsi Sulut bisa ikut ambil langkah pencegahan yang sama dengan Papua. (Risal Kahidopang)