Tuuk: James Sumendap Benar Soal Alfamart dan Indomaret

Julius Jems Tuuk

MANGUNINEWS.COM, Manado – Eksistensi Alfamart dan Indomaret kembali dikorek Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut), Julius Jems Tuuk. Keberadaannya yang menggulingkan warung-warung kecil jadi penyebab. Tanggapan positif justru diberinya untuk kebijakan Bupati Minahasa Tenggara (Mitra), James Sumendap.

Jems Tuuk menegaskan, bukan sedikit pemerintah membuat training yang namanya Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), namun ketika Alfamart dan Indomaret datang, giat pelatihan seperti itu dinilai langsung selesai semuanya.

“Karena mereka (Alfamart dan Indomaret, red) ini kartel. Di Bolmong (Bolaang Mongondow) setiap 5 rumah 1 warung. Kelar semua warung-warung itu,” ujar politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tersebut.

Ia pun menjelaskan bagaimana sistem yang diberlakukan Alfamart dan Indomaret. Keberadaan mereka dipandang tidak menguntungkan ekonomi daerah. Hal itu karena  perputaran uangnya tidak menyentuh masyarakat lokal.

“Misalnya di Alfamart dia scan, datanya langsung masuk ke Jakarta. Kalau sistem ini tidak jalan, dia tentu tidak akan berjualan. Nah, ketika dia scan, dia rekap. Dia bisa langsung tau ada berapa (yang terjual, red),” pungkasnya.

Secara fisik uang itu ada di daerah Sulut karena diberikan langsung pembeli yang kemudian pihak Alfamart akan setor ke bank. Hanya saja menurutnya, secara kepemilikan uang itu ada di Alfamart pusat. “Dan uang itu, tidak mereka gunakan berbelanja di daerah kita. Cuma bayar gaji atau bayar sewa tempat. Kalau kita beli di warung, pasti mereka beli di pasar. Dia baputar di sini (di daerah lokal, red),” ucapnya.

Jadi menurutnya, percuma berbicara investasi besar sementara terjadi penciptaan kartel oleh pemerintah. Jadi Alfamart dan Indomaret ini baginya adalah kartel yang memiskinkan masyarakat. “James Sumendap yang benar. Saya tidak tahu juga izin itu dari siapa. Pemerintah yang memberikan izin bagi mereka (Alfamart dan Indomaret) adalah pemerintah yang memiskinkan. Saya bukan tidak suka keberadaan mereka namun harus ada kluster-kluster. Tapi ini sudah ada sampai di kampung-kampung,” kuncinya.

Diketahui, James Sumendap sebelumnya melakukan pelarangan untuk masuknya Alfamart dan Indomaret. Bupati Mitra itu menutup pintu kedua bisnis ini untuk bisa beroperasi di wilayahnya. (tim men)