Wuwungan: PTM di Minahasa Diterapkan Usai Uji Coba Pada Sekolah-Sekolah Besar

MANGUNINEWS.COM, Tondano – Rabu, (11/11/21), Sejak Bupati Minahasa Ir Royke O Roring M.Si mengeluarkan intruksi Bupati Minahasa nomor 2 tahun 2021 pada tanggal 11 oktober, maka Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa langsung menanggapi dengan menguji panduan yang sudah disusun oleh dinas pendidikan, dimana di uji coba pada sekolah-sekolah besar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), tersebut.

Hal ini dikatakan Plh Kepala Dinas Pendidikan H. Tommy Wuwungan, S.Pd, MM, kepada beberapa wartawan saat ditemui di ruang kerjanya, dimana dikatakannya, “adapun sekolah-sekolah besar yang di uji coba yakni jumlah siswanya yang banyak dan sekolah itu adalah SMP 1 sampai 4 Tondano, SMP 1 Langowan, SMP Kawangkoan, dan beberapa SD GMIM, “Ujar Kepala Dinas Pendidikan tersebut.

Lanjut Dia, Ketika dilaksanakan maka ada yang perlu diperbaiki panduannya yakni ketika siswa akan pulang, dimana dinas merubah panduan dengan pola para siswa datang dengan tidak bersamaan dan pulang juga tidak bersamaan, maka hal itu di rubah.

“Sesuai dengan hasil uji coba ini maka Dinas Pendidikan Minahasa, mendapatkan solusi itu dan pada tanggal 1 November, dinas pendidikan mengeluarkan surat untuk Pembejaran Tatap Muka (PTM), dimulai secara serentak di Minahasa untuk segera dilakukan pada sekolah-sekolah yang memenuhi syarat, “ujar Wuwungan.

Ditambahkannya, setiap sekolah dalam pelaksanaan PTM, melaksanakan kerjasama dengan pihak puskesmas.

“Jadi hal ini dilakukan sebagai fungsi kerjasama, dimana pihak puskesmas bisa mengawasi dengan melihat apakah ruangan sekolah itu sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, pada saat para siswa melakukan PTM, dan sekolah tersebut memadai dalam pelaksanaan KBM, “Terangnya.

Untuk diketahui pelaksanaan PTM di kabupaten Minahasa sekolah-sekolah harus memenuhi syarat dimana beberapa syarat tersebut sesuai dengan anjuran pemerintah dan sesuai dengan himbauan pemerintah dalam penanganan pencegahan Covid-19, dimana para siswa diatas umur 12 tahun dan para tenaga pengajar dalam hal ini guru juga telah mendapatkan vaksin dan para orang tua harus memberikan ijin anak-anaknya untuk mengikuti PTM dengan menandatangani ijin tersebut, disaksikan komite sekolah dan sekolah-sekolah harus menyediakan hand sanitiser, tempat cuci tangan dan tentunya harus memakai masker dan saat belajar adanya pembagian waktu belajar pada siswa.

Penulis: Safen

Editor: Lefrando Gosal