Yesus Datang Merayakan Paskah di Rumah Jemaat

41

MANGUNINEWS.COM, Kema – Perayaan hari besar memperingati Kebangkitan Yesus Kristus (Paskah) oleh umat Kistiani, kali ini sangatlah berbeda. Tahun-tahun sebelumnya, jemaat biasa merayakannya secara bersama-sama di gedung gereja, tapi tidak saat ini.

Minggu (12/4), pukul 05.00 Wita, terdengar suara dari pengeras suara gedung Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Baitel Kema II, untuk ajakan beribadah. Proses ibadah disiarkan secara langsung di media sosial facebook. Para jemaat pun serentak beribadah di rumah masing-masing.

Ini bukan tanpa alasan. Mewabahnya Covid-19 (Virus Corona), jadi pemantik.

Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM pun telah mengeluarkan imbauan resmi soal pengalihan ibadah Paskah ke rumah-rumah jemaat. Itu untuk memutus mata rantai Covid-19.

Nada sedih mengalun dari bibir salah satu pelayan khusus di GMIM Baitel Kema II, Pdt. Dallen Dalenoh, S.Th.

“Memimpin ibadah yang tak biasa kali ini, memberi satu pengalaman iman yang nyata, bahwa semua situasi dalam hidup ini adalah milik Tuhan. Tetapi dengan ucapan syukur, hal ini dapat diterima dengan bahagia karena perayaan Paskah memberi kemenangan bagi umat manusia,” tutur Nyonya Dalegi.

Diakui, bahagia dapat melayani Tuhan meski dalam situasi seperti ini dan tanpa kehadiran jemaat di gereja. Menurutnya, umat tidak ke gereja mencari Tuhan Yesus, sebab Dia sendiri yang datang merayakan Paskah di rumah para jemaat.

“Rumah menjadi tempat yang indah untuk kita berbagi dan tempat paraktek Firman Tuhan. Oleh karena itu jaga keluarga kita, sebab keluarga adalah harta yang paling berharga,” jelasnya.

“Dalam hal ini kami Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ), Pendeta dan Guru Agama menghibur jemaat dengan puji-pujian rohani walaupun hanya lewat pengeras suara. Kami berterima kasih kepada seluruh jemaat atas pemberian kue”, ucapnya.

Dalam situasi seperti sekarang ini, ia meminta jemaat untuk tetap menjaga iman.

“Tetap bertekun dalam iman, tetap berdoa dan tetap menghadapi kenyataan yang sulit ini dengan kuasa kebangkitan Tuhan Yesus. Bersama kita pasti akan menang,” pintanya.

Ditegaskan, perayaan Paskah kali ini mendewasakan dia dan jemaat untuk terus bergantung pada Tuhan karena apapun yang ada di dalam dunia ini akan berakhir. Tetapi iman dan pengharapan kepada Kristus tak akan berakhir.

“Roma 8 ayat 13 berkata, sebab jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup,” tutupnya. (Tim Man)