Apel Tanggap Bencana Digelar, Bupati Minahasa Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor

MANGUNINEWS.COM, Minahasa – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa bersama Polres Minahasa menggelar Apel Gelar Pasukan Tanggap Bencana Dampak El Nino di Lapangan Sam Ratulangi Tondano, Selasa (4/8/2026).

Apel tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kesiapsiagaan lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana yang dipicu kondisi cuaca kering, mulai dari kebakaran hutan dan lahan, kekeringan hingga berkurangnya ketersediaan air bersih.

Apel dihadiri Bupati Minahasa Robby Dondokambey, Wakil Bupati Vanda Sarundajang, Sekretaris Daerah Lynda Watania, Kapolres Minahasa AKBP Steven Simbar, Danramil Tondano, Ketua DPRD Minahasa Franky Wolayan, jajaran Asisten Pemkab Minahasa, kepala OPD, BPBD, Damkar, serta personel TNI dan Polri.

Dalam amanatnya, Bupati Robby Dondokambey mengatakan apel gelar pasukan merupakan bentuk kesiapan bersama seluruh unsur pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, relawan dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana akibat fenomena El Nino.

“Apel yang kita laksanakan pada hari ini memiliki makna yang sangat penting sebagai bentuk kesiapan seluruh unsur pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, relawan dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana yang dipicu oleh fenomena El Nino,” ujar Robby.

Menurutnya, El Nino berpotensi meningkatkan suhu udara dan memperpanjang musim kemarau. Kondisi tersebut dapat menyebabkan lahan pertanian mengering, menurunkan debit air serta meningkatkan risiko kebakaran hutan, kebun dan lahan.

Karena itu, ia menegaskan penanggulangan bencana tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah dan aparat keamanan. Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan maupun penanganan bencana.

“Saya mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah, aparat keamanan, pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan serta seluruh masyarakat Kabupaten Minahasa untuk meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan di sekitar kita,” katanya.

Robby juga mengapresiasi jajaran Polda Sulawesi Utara dan Polres Minahasa yang telah menginisiasi pelaksanaan apel tersebut. Apresiasi turut diberikan kepada TNI, BPBD, Basarnas, Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan, Satpol PP, relawan, pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan serta seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam penanggulangan bencana.

Ia menilai sinergitas lintas sektor menjadi kekuatan utama dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

“Saya berharap kolaborasi yang telah terbangun dapat terus dipertahankan dan semakin diperkuat sehingga setiap potensi bencana dapat diantisipasi secara cepat, tepat dan terkoordinasi,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, kebun maupun sawah secara sembarangan. Masyarakat diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di kawasan perkebunan, padang rumput dan semak belukar.

Selain itu, setiap warga yang menemukan titik api diminta segera melaporkannya kepada pemerintah desa atau kelurahan, kecamatan, BPBD, TNI, Polri maupun petugas pemadam kebakaran agar dapat ditangani sebelum meluas.

Masyarakat juga diajak menjaga sumber-sumber air dan menggunakan air secara bijaksana selama menghadapi musim kemarau.

“Mari kita jadikan apel ini sebagai momentum memperkuat komitmen bersama untuk selalu hadir dengan sikap tanggap dan bekerja secara nyata dalam menghadapi setiap ancaman. Karena keselamatan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama dan keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama dalam setiap langkah pengabdian kita,” pungkas Robby.

Ia berharap seluruh unsur yang terlibat senantiasa diberikan kekuatan dan perlindungan dalam menjalankan tugas serta pengabdian kepada masyarakat. (Advertorial)